Saat mengaji kami di suguhkan cerita menarik tentang tauldan Rasulullah Saw.Kami sangat haru dan ingin menjadi bagian yang di kelompokan dalam keluarga Rasul,namun tidak mudah untuk bisa menjadi bagian keluarga beliau. Karena kami mendengar cerita ini sangat jarang di keluarga kami. Namun kami tidak pernah melupakan bagaimana peran Orang tua kami sampai nanti.. Ya Rabb berikan panjang umur untuk orang tua kami,berkahi kehidupan kami,selamatkan kami dari Api Neraka Aamiinn....
Saat pengemis di pasar dan bertemu dengan beliau,kala itu memberi makan dan sampai menyuapinya dalam seminggu tak kunjung hadir dan ia penasaran kemana gerangan yang memberiku makan? Siapa yang menyuapi aku? Seorang sahabat menjawab Beliau Muhammad Saw'...Nabiku...Nabiku...kemana gerangan? Beliau sedang sakit,...
Kadang aku senang,dan merasakan suapan demi suapan..sungguh perasaan saya haru dan bangga,di suapi oleh Nabi..padahal aku mengemis di beri saja sudah jauh lebih cukup...dan bersyukur.Kepedulian beliau tidak memandang siapa saya' bolehkan saya di ajak kerumahnya? Sahabat jawab 'boleh' namun tidak bisa di ganggu..sedang istirahat.
Iya sebentar ..saja ingin ketemu beliau..Hanya bisa merasakan dan sahabat di depan pintu dan si pengemis menangis tersedu-sedu...Ya Rabb Berikan kesembuhan kepada Nabi agung,panjangkan umur beliau,..agar kami merasakan kebersamaan bersamanya di dunia dan akhirat kelak..Aamiiin YRA..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar